Jumat, 17 Maret 2017

Tugas ke 2 Matematika & IAD


Nama : Maharani Anjar Nuria
Kelas  : 1PA12
Npm   : 14516215
Tugas Pertemuan 2

Mitos yang berasal dari daerah masing-masing.

Asal Nama Kota Pontianak

Mitos yang berkembang di daerah saya selama ini dipercayai berasal dari kata kuntilanak, dalam bahasa melayu diartikan sebagai Puntianak, Pontianak. Pengambilan nama Kota Pontianak yang berasal dari bahasa melayu dipercaya oleh sebagian orang ada kaitannya dengan kisah Syarif Abdurrahman yang sering diganggu oleh hantu kuntilanak ketika beliau menyusuri Sungai Kapuas. Menurut mitos yang berkembang dari mulut ke mulut pada saat menyusuri sungai Kapuas, Syarif Abdurrahman terpaksa melepaskan tembakan meriam untuk mengusir hantu kuntilanak, sekaligus menandakan dimana meriam tersebut jatuh maka disanalah wilayah kesultanannya akan didirikan. 

Namun jika ingin mencari tahu kebenaran hal ini maka jangan berharap adanya data valid terkait hal ini. Tidak ada satu pun referensi ilmiah yang bisa memberikan informasi tentang cerita ini. Bisa dikatakan hal ini hanyalah cerita masyarakat setempat yang mempercayainya. 

Candi Prambanan

Mitos yang berkembang di daerah asal saya selanjutnya adalah Candi Prambanan. Candi Prambanan adalah sebuah candi Hindu terbesar yang berada di perbatasan antara 2 propinsi yaitu Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi ini diciptakan atas dasar cinta Bandung Bondowoso yang jatuh hati kepada Roro Jonggrang. Selain itu ia adalah seorang puteri yang sangat cantik dan Bandung Bondowoso berniat untuk mempersuntingnya. Dalam hati kecilnya, Roro Jonggrang tidak menyukai Bandung Bondowoso namun tetap menerima niat baik Bandung Bondowoso dengan mengajukan sebuah persyaratan yaitu mendirikan 1000 candi dalam waktu 1 malam. Demi cintanya, Bandung Bondowoso menyanggupi permintaan tersebut. 

Mengetahui bahwa Bandung Bondowoso meminta bantuan kepada jin, tanpa diduga, Roro Jonggrang juga meminta kepada para gadis dari keratonnya untuk membantu berbuat curang, sehingga menggagalkan upaya pembangunan candi tersebut. Gadis-gadis tersebut diperintahkan  untuk membakar jerami dan menumbuk lesung. Jerami pun dibakar agar lagit terlihat terang seperti pagi saat matahari terbit. Kemudian lesung-lesung dipukul agar ayam berkokok pertanda pagi sudah tiba.

Kemudian Bandung Bondowoso memanggil Roro Jonggrang untuk menghitung seluruh candi yang telah dibangun tersebut. Setelah dihitung jumlahnya, ternyata candi yang telah selesai dibuat hanya berjumlah 999 buah. Menyadari tipu muslihat dari Roro Jonggrang, Bandung Bondowoso pun murka dan akhirnya mengutuk Puteri Roro Jonggrang menjadi candi yang ke 1000 dan dijadikan bagian dari Candi Prambanan. Seketika tubuh Puteri Roro Jonggrang berubah menjadi patung batu. Bukan hanya itu saja Bandung Bondowoso juga mengutuk para gadis yang telah membantu muslihat Roro Jonggrang menjadi perawan tua dan seumur hidup mereka tidak pernah menikah. 

Mengetahui sejarah tersebut, beredar mitos di masyarakat bahwa barang siapa yang mengunjungi Candi Prambanan dengan sang kekasih maka kisah cintanya tidak akan bertahan lama.

Pasar Bubrah

Di bawah puncak Gunung Merapi terdapat daerah batuan dan pasir yang dikenal dengan nama Pasar Bubrah. Masyarakat setempat dan pendaki yang pernah berkunjung kesana percaya bahwa tempat itu sangat angker. Banyak orang meyakini lokasi tersebut sebagai pasar besar Keraton Merapi, dan pada batu besar yang berserakan di daerah itu dianggap sebagai warung dan meja kursi milik roh dan makhluk halus. Ketika para pendaki mencapai kawasan ini, mereka akan dihimbau untuk menjaga tutur kata dan perilaku. Sebab, dalam kepercayaan masyarakat sekitar Merapi, jika ada orang yang tidak sopan kepada makhluk yang mendiami lokasi tersebut, mereka tidak akan segan-segan untuk menculik manusia.

Sudah banyak pendaki yang mengatakan, bahwa mereka merasakan langsung keberadaan pasar ghaib tersebut, khususnya saat malam hari. Ketika angin bertiup sedikit kencang, seketika akan terdengar suasana ramai layaknya sebuah pasar. Juga terdengar suara gamelan Jawa yang dirasakan oleh para pendaki. Hembusan angin yang menusuk tubuh dan suara keramaian bagaikan pasar sungguhan. Sehingga muncul mitos yang beranggapan Pasar Bubrah adalah tempat berkumpulnya makhluk astral penjaga kerajaan ghaib Merapi.


Kunto Bimo 

Candi Borobudur memiliki beberapa mitos yang beredar di masyarakat. Mitos yang paling terkenal adalah Kunto Bimo, yaitu arca dalam stupa yang konon dapat mengabulkan permintaan. Arca ini terletak di sebelah timur candi atau stupa pertama yang berada di sebelah kanan dari tangga pintu timur.

Masyarakat Borobudur percaya jika permintaan yang diinginkan dapat terkabul jika, bagi pria harus berhasil merogoh dan menyentuh bagian jari manis Kunto Bimo, sedangkan bagi wanita harus bisa memegang telapak kaki atau tumit Kunto Bimo atau bagian ibu jari arca tersebut.

Sumber:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar Tugas 9

Nama  : Intan Justitia Dewi Top of Form Bottom of Form Kelas  : I PA 12 NPM  : 18516337 The Great Blue Hole, Jurang Terdalam ...