Senin, 13 Maret 2017

Perkembangan Teknologi

 Perkembangan Teknologi dalam Kehidupan Sehari-hari
1.Televisi (Tv)
Televisi adalah sebuah media telekomunikasi terkenal yang berfungsi sebagai penerima siaran gambar bergerak beserta suara, baik itu yang monochrome maupun berwarna. Penemuan televisi disejajarkan dengan penemuan roda, karena penemuan ini mampu mengubah peradaban dunia. Perkembangan teknologi melahirkan suatu media baru yang dapat menyajikan informasi sacara cepat kepada masyarakat yaitu Televisi.
Televisi sendiri pertama kali di jual secara bebas dan komersial pada tahun 1920, sejak saat itu pulatelevisi telah menjadi barang biasa di rumah, kantor bisnis, maupun institusi, khususnya sebagai sumber kebutuhan akan hiburan dan berita serta menjadi media periklanan. Mulailah pada tahun 1970an di temukan dvd dll sehingga televisi di jadikan media untuk melihat hasil rekaman. Memasuki era modern sekarang ini siaran televisi dapat di lihat melalui internet.
Siaran televisi pertama di Indonesia ditayangkan pada tanggal 17 Agustus 1962 bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke XVII. Siaran tersebut berlangsung mulai pukul 07.30 sampai pukul 11.02 waktu Indonesia bagian barat untuk meliput upacara peringatan hari Proklamasi di Istana Negara. Televisi Republik Indonesia (TVRI) baru melaksanakan siaran secara kontinyu 24 Agustus 1962. Liputan perdananya adalah upacara pembukaan Asian Games ke IV di Stadion Utama Senayan Jakarta.Tayangan televisi dapat diartikan sebagai adanya suatu pertunjukan acara yang ditampilkan atau disiarkan melaui media massa televisi. Tayangan tersebut bisa bersifat hiburan, informasi, ataupun edukasi seperti tayangan mengenai pendidikan.

2.Fingerprint
Perkembangan mesin absen di dunia kerja sangatlah penting, dengan adanya mesin absen kita mampu mengawasi para karyawan/pekerja agar dapat displin dalam bekerja. Maka dengan adanya teknologi ini, perusahaan sangat terbantu untuk memonitor para karyawan/pekerja.
Awalnya ada mesin absen manual bernama mesin absen ceklok, mesin ini penggunaannya kurang praktis dan kurang efisien. Karena inovasi dan pengembangan yang terus menerus maka muncullah mesin absen fingerprint. Mesin ini dapat membaca barcode, maka dengan mudah dengan haya memiliki kartu akses dengan barcode yang sudah terdaftar. Kita dapat mengakses atau absen di suatu perusahaan. Namun tetaplah mesin ini memiliki kelemahan, yaitu mesin ini rawan akan kecurangan absensi.
Maka seiring dengan kemajuan zaman, ditemukan inovasi baru yang lebih baik. Ditemukan lah fingerpint, mesin ini dapat membaca sidik jari manusia sesuai dengan yang sudah di daftarkan pada mesin tersebut. Maka dengan mesin ini, kita tidak dapatlah curang dalam absensi karena hanya orang tertentu dan individu itu tersendiri yang dapat mengaksesnya.


Penerapan Teknologi dalam Psikologi
1.E-Counseling
Teknologi ini merupakan salah satu dari bentuk nyata aplikasi Teknologi Informasi dalam bidang Psikologi. Internet menawarkan suatu proses psikoterapis, dimana melalui media tersebut mereka dapat memberikan intervensi psikoterapi yang di sebut E-Counseling atau e-mail counseling. Hal ini dimana terapi terlebih dahulu dilakukan via internet melalui media ini, kemudian untuk menyusun rencana dalam terapi psikologis secara face to face nantinya.
Fungsi asli dari tekonologi ini adalah untuk membantu terapis dalam mengumpulkan sejumlah data yang terkait dengan klien sebelum akhirnya terapis dan klien sepakat untuk bertemu dan melakukan proses terapi selanjutnya. Dalam aplikasinya. Psikoterapi online ini menawarkan tantangan etika baru bagi para terapis yang tertarik menggunakan media ini dalam memberikan pelayanan psiklogi. Perbedaan antara komunikasi berbasis teks interaktif dan komunikasi verbasil in-person menciptakan tatangan etika baru yang tidak dapat di temui saat terapi face to face.

2.SPSS
SPSS adalah sebuah temuan teknologi baru yang membantu psikolog dalam mengolah data. Program ini memang dibuat untuk membantu berbagai bidang ilmu dalam mempermudah pengembangan ilmu tersebut. Data yang di aplikasikan oleh SPSS adalah data kuantitatf, maka dengan adanya teknologi ini dapat memudahkan psikolog dalam penelitian yang khsusnya menggunakan metode kuantitatif.
Dalam penelitian, subjek yang di butuhkan tidaklah sedikit karena respon subjek yang pastinya berbeda-beda. Maka untuk mendapatkan hasil yang akurat di butuhkan banyak subjek.
Maka disinilah peran SPSS dapat terlihat memudahkan pengolahan data yang tidak sedikit tersebut agar dapat diolah secara lebih efektif dan efisien. Jika kita menggunakan pengolahan/perhitungan data secara manual maka dapat di pastikan terlalu berat bagi seorang induvidu.



Source: https://murkelefaud.wordpress.com/2012/08/08/penerapan-teknologi-dalam-bidang-psikologi/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar Tugas 9

Nama  : Intan Justitia Dewi Top of Form Bottom of Form Kelas  : I PA 12 NPM  : 18516337 The Great Blue Hole, Jurang Terdalam ...