Senin, 17 April 2017

TUGAS 5 Matematika & Ilmu Alamiah Dasar

JENIS-JENIS KARYA ILMIAH



ENI SETIAWATI
12516338
1PA12



UNIVERSITAS GUNADARMA
2017


KATA PENGANTAR
Puji syukur saya ucapkan kepada Allah SWT. Karena atas limpahan Rahmat dan Karunia-Nyalah sehingga saya diberikan kesempatan dan kesehatan untuk dapat menyelesaikan makalah ini dengan judul “Jenis-Jenis Karya Ilmiah” yang merupakan tugas saya dalam mata kuliah softskill Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar di semester dua ini.
Makalah ini saya buat dengan tujuan agar dapat menjadi referensi bagi teman-teman dalam memahami materi mengenai jenis-jenis karya ilmiah yang erat kaitannya dengan kegiatan sehari- hari kita sebagai mahasiswa dalam membuat karya tulis ilmiah.
Saya menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu, saya akan menerima kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini.
Semoga makalah ini dapat menjadi referensi dan tambahan materi pembelajaran bagi kita semua. Aamiin.
                                                                                                                  

Depok,  17 April 2017

Penyusun







BAB I
PENDAHULUAN
1.1.      Latar Belakang
Pada tulisan kali ini saya akan membahas tentang jenis- jenis karya atau karangan ilmiah. Sejak duduk di bangku sekolah kita sudah dikenalkan dengan sebuah karangan bahkan ditugaskan untuk membuat sebuah karangan walaupun belum dalam bentuk yang formal atau ilmiah.
                     Penulisan karya ilmiah adalah hal yang mendasar dan wajib dipahami khususnya oleh setiap mahasiswa. Karya ilmiah merupakan bentuk argumentasi penalaran ilmu melalui bahasa tulisan. Makalah ini dibuat sebagai syarat menyelesaikan tugas softskill dengan harapan lain dapat membantu kesulitan pembaca lain dalam memahami serta membedakan jenis-jenis karya ilmiah.

1.2.      Rumusan Masalah
1.  Apa itu karya ilmiah?
2.  Apa saja jenis-jenis karya ilmiah?
3.  Apa perbedaan dari masing-masing karya ilmiah?

1.3.      Tujuan Penulisan
1.  Agar pembaca dapat mengetahui pengertian karya ilmiah serta jenis-jenisnya.
2.  Agar pembaca dapat melihat perbedaan yang ada pada masing-masing karangan.
3.  Agar dapat membantu teman-teman dalam penulisan tugas akhir.




BAB II
PEMBAHASAN
2.1.      Karya Ilmiah
            2.1.1.   Pengertian
                                Karangan ilmiah adalah biasa disebut karya ilmiah, yakni laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.
                          Karya ilmiah atau tulisan ilmiah adalah karya seorang ilmuan yang ingin mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang diperolehnya melalui kepustakaan, kumpulan pengalaman, penelitian dan pengetahuan orang lain.
Definisi lain menyatakan bahwa karya ilmiah adalah serangkaian kegiatan penulisan yang didasarkan pada pengkajian atau penelitian ilmiah yang ditulis secara sistematis menggunakan bahasa prinsip-prinsip ilmiah.
Dari sumber lain juga juga memaparkan bahwa karya ilmiah merupakan karya tulis yang isinya berusaha memaparkan suatu pembahasan secara ilmiah yang dilakukan oleh seorang penulis atau peneliti yang bertujuan untuk menyampaikan sesuatu hal secara logis dan sistematis kepada para pembaca.
Dari definisi-definisi di atas dapat disimpulkan bahwa karya ilmiah merupakan karya dari seorang penulis yang ingin memaparkan pengetahuannya melalui sebuah tulisan yang diperoleh dari penelitian serta ditulis secara sistematis.

2.2.      Jenis Karya Ilmiah
2.2.1.   Skripsi
Skripsi adalah karya tulis (ilmiah) mahasiswa untuk melengkapi syarat mendapatkan gelar sarjana (S1). Bobotnya 6 satuan kredit semster (SKS) dan dalam pengerjakannya dibantu dosen pembimbing. Dosen pembimbing berperan ‘mengawal’ dari awal sampai akhir hingga mahasiswa mampu mengerjakan dan mempertahankannya pada ujian skripsi.
Skripsi ditulis berdasarkan pendapat (teori) orang lain. Pendapat tersebut didukung data dan fakta empiris-objektif, baik berdasarkan penelitian langsung, observasi lapangan atau penelitian di laboratorium, atau studi kepustakaan. Skripsi menuntut kecermatan metodologis hingga menggaransi ke arah sumbangan material berupa penemuan baru.
2.2.2.   Thesis
Thesis adalah jenis karya ilmiah yang bobot ilmiahnya lebih dalam dan tajam dibandingkan skripsi. Ditulis untuk menyelesaikan pendidikan pascasarjana. Mahasiswa melakukan penelitian mandiri, menguji satu atau lebih hipotesis dalam mengungkapkan ‘pengetahuan baru’.
Thesis atau Master Thesis ditulis bersandar pada metodologi,  metodologi penelitian dan metodologi penulisan. Standarnya digantungkan pada institusi, terutama pembimbing. Dengan bantuan pembimbing, mahasiswa merencanakan (masalah), melaksanakan, menggunakan instrumen, mengumpulkan dan menjajikan data, menganalisis, sampai mengambil kesimpulan dan rekomendasi.
Dalam penulisannya dituntut kemampuan dalam menggunakan istilah tehnis; dari istilah sampai tabel, dari abstrak sampai bibliografi. Artinya, kemampuan mandiri —sekalipun dipandu dosen pembimbing— menjadi hal sangat mendasar. Sekalipun pada dasarnya sama dengan skripsi, thesis lebih dalam, tajam, dan dilakukan mandiri.
2.2.3.   Disertasi
Pencapaian gelar akademik tertinggi adalah predikat Doktor. Gelar Doktor (Ph.D) dimungkinkan manakala mahasiswa (S3) telah mempertahankan disertasi  dihadapan Dewan Penguji Disertasi yang terdiri dari Profesor atau Doktor dibidang masing-masing. Disertasi ditulis berdasarkan penemuan (keilmuan) orisinil dimana penulis mengemukan dalil yang dibuktikan berdasarkan data dan fakta valid dengan analisis terinci.
Disertasi atau Ph.D Thesis ditulis berdasarkan metodologi penelitian yang mengandung filosofi keilmuan yang tinggi. Mahahisiswa (S3) harus mampu (tanpa bimbingan) menentukan masalah, berkemampuan berpikir abstrak serta menyelesaikan masalah praktis. Disertasi memuat penemuan-penemuan baru, pandangan baru yang filosofis, tehnik atau metode baru tentang sesuatu sebagai cerminan pengembangan ilmu yang dikaji dalam taraf yang tinggi.


2.3.      Persamaan dan Perbedaan dalam Jenis Karya Ilmiah
Secara akademik Skripsi, Thesis, dan Disertasi memiliki persamaan yaitu merupakan dokumen tertulis yang merupakan tugas akhir para mahasiswa, mengikuti kaidah penulisan yang baku dan sistematis, dan menggunakan metode ilmiah yang dapat dipertanggung jawabkan di depan dosen pembimbing dan penguji.
Sedangkan perbedaannya dapat dilihat pada Tabel 1.1 sebagai berikut :
No.
Aspek
Skripsi
Thesis
Disertasi
1.
Jenjang
S1
S2
S3
2.
Permasalahan
Diangkat dari pengalaman empirik dan tidak mendalam
Diangkat dari pengalaman empirik dan teoritik, bersifat mendalam
Diangkat dari kajian teoritik yang didukung fakta empirik yang bersifat sangat mendalam
3.
Kemandirian Penulis
60% peran penulis, 40% pembimbing
80% peran penulis, 20% pembimbing
90% peran penulis, 10% pembimbing
4.
Bobot Ilmiah
Rendah – sedang
Sedang – tinggi. Pendalaman/pengembangan terhadap teori dan penelitian yang ada
Tinggi, Tertinggi dibidang akademik. Diwajibkan mencari terobosan baru dalam bidang ilmu pengetahuan
5.
Pemaparan
Dominan deskriptif
Deskriptif dan analitis
Dominan analitis
6.
Model Analisis
Rendah – sedang
Sedang – tinggi
Tinggi
7.
Jumlah Rumusan Masalah
Sekitar 1-2
Minimal 3
Lebih dari 3
8.
Metode/Uji Statistik
Biasanya memakai uji Kualitatif/ Deskriptif, uji statistik parametrik atau statistik non parametrik, uji hipotesis komparatif, uji hipotesis asosiatif, korelasi.
Biasanya memakai uji Kualitatif lanjut/regredesi ganda, atau korelasi ganda, multivariate, multivariate lanjutan.
Sama dengan thesis dengan metode lebih kompleks, berbobot yang bertujuan mencari terobosan dan teori baru dalam bidang ilmu pengetahuan
9.
Jenjang Pembimbing/Penguji
Minimal Magister
Minimal Doktor dan Magister yang berpengalaman
Minimal Profesor dan Doktor yang berpengalaman
10.
Orisinalitas Penelitian
Bisa replika penelitian orang lain, tempat kasus berbeda
Mengutamakan orisinalitas
Harus orisinil
11.
Penemuan Hal-Hal yang Baru
Tidak harus
Diutamakan
Diharuskan
12.
Publikasi Hasil Penelitian
Kampus Internal dan disarankan nasional
Minimal Nasional
Nasional dan Internasional
13.
Jumlah Rujukan/Daftar Pustaka
Minimal 20
Minimal 40
Minimal 60
14
Metode/Program Statistik yang Biasa Digunakan
Kualitatif/Manual, Excel, SPSS, dll.
Kualitatif lanjut/SPSS, Eview, Lisrel, Amos, dll.
Kualitatif lanjut/SPSS, Eview, Lisrel, Amos, dll.
Tabel 1.1


















BAB III
PENUTUP
3.1.      Kesimpulan
                                    Karya ilmiah adalah laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan. Beberapa jenis karya ilmiah diantaranya skripsi, thesis, dan disertasi. Masing-masing karya ilmiah memiliki persamaan dan juga perbedaan seperti yang telah dipaparkan pada bab sebelumnya.
                                     












DAFTAR PUSTAKA




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar Tugas 9

Nama  : Intan Justitia Dewi Top of Form Bottom of Form Kelas  : I PA 12 NPM  : 18516337 The Great Blue Hole, Jurang Terdalam ...