Senin, 10 April 2017

Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar 4

Tugas 4
Nama : Mia Ayu Musarofah
NPM : 14516389

Hola!
Kali ini kita akan review sedikit tentang materi Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar di minggu kemarin.
Pembahasannya yaitu tentang Perkembangan Ilmu Alam.
Perkembangan ilmu alam terbagi menjadi dua tahap yaitu

A.   Tahap Deskriptif & Kualitatif
Deskriptif adalah menggambarkan sesuatu. Misalnya saja kita menggambarkan sebuah benda spidol, maka bisa disebutkan bahwa spidol itu berwarna putih, memiliki tutup berwarna hitam, bertinta hitam, berfungsi untuk menulis, dan sebagainya.
Sedangkan kualitatif adalah berdasarkan kualitas.
Observasi dan pencatatan atas gejala alam, disimpulkan, dilihat kesamaan atau perbedaannya, disederhanakan dan diklasifikasikan

B.    Tahap Simulatif & Kuantitatif
Simulatif  bisa dikatakan juga bahwa Ilmu Alam tersebut sudah melalui tahap percobaan.
Kuantitatif bersifat mengandung nilai ataupun membutuhkan bantuan matematika. Misalnya saja data hasil sebuah penelitian ke sejumah responden, maka harus digunakan  matematika agar bisa disimpulkan hasilnya dan bisa dianalisa.

Metode Ilmu Alam

1.                 Rasionalisme
v Yaitu  metode dasar dalam mencari kebenaran ilmiah dengan menggunakan akal/rasio
v Bersumber pada ide kebenaran yang ada dalam pikiran, mencari kebenaran melalui kemampuan akal tanpa merasa perlu fitunjang fakta
v Kelemahannya adalah setiap orang percaya dengan apa yang ada di dalam pikirannya atau biasa disebut stereotip
2.                 Empirisme
v Fakta yang didapat merupakan hasil dari pengalaman
v Fakta tersebut memerlukan tafsir
v Berbentuk persepsi
v Gejala alamiah bersifat konkrit & diungkap melalui penginderaan
v Kelemahannya adalah fakta yang ada tidak mampu menerangkan, fakta memerlukan tafsiran.
Metode Ilmiah

v Obyektif, sesuai dengan obyeknya.
v Metodik, menggunakan cara yang teratur, sesuai dengan metode-metode atau berdasarkan teori yang telah ada sebelumnya.
v Sistematik, tersusun dalam suatu sistem, saling terkait, menjelaskan sehingga merupakan satu kesatuan utuh
v Berlaku umum, pengetahuan bersifat general dan berlaku pada semua orang.

Langkah-langkah Metode Ilmiah

v Perumusan masalah
Yaitu pertanyaan apa, mengapa dan bagaimana obyek yang diteliti (harus jelas batasnya dan dikenal faktor-faktor yang mempengaruhi)
v Penyusunan hipotesis
Hipotesis adalah dugaan awal sebelum dilakukannya penelitian dan dibuktikan harus dengan penelitian itu sendiri, apakah hipotesis tersebut benar atau salah.
v Pengujian hipotesis
Dengan cara pengumpulan fakta-fakta yang relevan dengan hipotesis yang diajukan (fakta yang mendukung hipotesis à pengamatan/ uji coba)
v Penarikan kesimpulan
Didasarkan atas penilaian melalui analisis fakta-fakta (data) untuk melihat apakah hipotesis yang diajukan diterima atau ditolak. Ditolak atau diterimanya sebuah hipotesis bukan menjadi penentu berhasil atau tidaknya suatu penelitian, melainkan cara dalam penelitian tersebut yang menentukan.

Sarana Berfikir Ilmiah
v Bahasa
Bahasa secara mudahnya adalah alat untuk mencurahkan, melahirkan pikiran, perasaan dan sebagai alat komunikasi. Seorang peneliti harus bisa mengungkapkan ide dan gagasannya agar bisa diterima dan dimengerti oleh orang lain, minimal dengan menggunakan tulisan.
v Logika
Cara berpikir ilmiah merupakan gabungan deduktif dan induktif. Cara berfikir peneiti harus bisa berfikir dari hal-hal kecil/detail ke hal-hal general/besar, ataupun sebaliknya
v Matematika
Merupakan bahasa buatan yang bersifat eksak, cermat dan terbebas dari emosi.
v Statistika
Membantu penarian kesimpulan secara induktif dengan tingkat ketelitian/kebenaran.

Penginderaan

v Pengideraan merupakan langkah penting dari metode ilmiah. Segala sesuatu yang tidak dapat diindera, maka tidak dapat diselidiki.
v Manusia mempunyai indera yang sama dengan beberapa jenis hewan lain (bedanya pada kecerdasan).
v Penginderaan yang tepat adalah sulit. Memerlukan waktu yang lama dan dicoba berkali-kali.
v Agar penginderaan tepat dan benar, maka harus dikontrol dan dicek kembali, karena kemampuan indera manusia terbatas.

Penignkatan  Penginderaan
v Latihan
v Instrumen harus dikalibrasi
v Pengecekan
v Eksperimen : penginderaan dalam kondisi yang dikontrol

v Instrumen baru

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar Tugas 9

Nama  : Intan Justitia Dewi Top of Form Bottom of Form Kelas  : I PA 12 NPM  : 18516337 The Great Blue Hole, Jurang Terdalam ...