Jumat, 18 November 2016

TUGAS Ilmu Budaya Dasar 3 Muhammad Ammar Abdulbasith

Manusia dan Keadilan

Muhammad Ammar Abdulbasith / 14516713

Hasil gambar untuk logo gundar


1.     Jelaskan pengertian dari manusia dan keadilan!

Manusia merupakan organisme hidup yang memiliki akal dan fikiran yang sangat kompleks. Dengan begitu manusia dapat bertahan hidup dan terus berkembang dari masa ke masa. Tetapi manusia bukanlah makhluk hidup yang dapat bertahan hidup sendiri, manusia hidup secara berkelompok dan dari masing masing kelompok tersebut memiliki karakteristik dan budaya yang berbeda-beda. Maka terbentuklah beraneka ragam manusia yang tersebar di planet bumi ini.

Keadilan merupakan suatu cara pandang yang dibentuk dengan bertujuan agar terjadinya keseimbangan dan kestabilan dalam kehidupan. Karena keadilan adalah suatu cara pandang, sangat sering terjadi perbedaan cara pandang, yang mengakibatkan perpecahan diantara masyarakat itu sendiri. Keadilan sering kali dikaitkan dengan kepemimpinan, hal ini dikarenakan pemimpinlah yang mengatur keseimbangan masyarakat atau kelompok yang ia pimpin. Jadi keadilan adalah salah satu hal yang sangat sulit untuk diaplikasikan, hal ini dikarenakan keseimbangan itu sendirilah yang harus dipikirkan dengan matang.

2.     Carilah sebuah kasus yang berkaitan dengan manusia, kebudayaan, dan keadilan!

Ngenest (film)

Hasil gambar untuk ngenest sinopsis

Sinopsis

Film komedi "Ngenest" 2015 bercerita tentang seorang  Ernest, dia merupakan seorang keturunan Cina yang merasakan beratnya hidup dan dia juga sering dibully oleh teman-teman sekolahnya sejak dia masih SD. Menjadi korban bully membuatnya bertekad bahwa keturunannya kelak tidak boleh mengalami nasib yang sama. Untuk itu, dia berikrar untuk menikahi perempuan pribumi, dengan harapan agar anaknya kelak tidak mengalami kemalangan yang ia alami.

Sebenarnya penampilan fisiknya cukup bagus dan mencerminkan orang Cina kebanyakan berulit putih, mata sipit. akan tetapi terlahir dengan mata sipit dan kulit putih menjadi kerugian baginya. Sejak hari pertama menginjakkan kaki di SD, dia langsung terkena bully atau ejekan oleh teman temannya . Hal ini berlanjut terus hingga SMP. Di SMP, dia mencoba cara yang berbeda, yakni berusaha berkawan dengan para pembully, dengan harapan bila ia berhasil berbaur, maka ia tidak akan jadi korban bully. Sayangnya, cara ini pun gagal.

Hingga pada suatu ketika Ernest berpikir bahwa ini adalah nasib yang harus ia terima. Tapi ia sadar bahwa ini tidak harus dialami oleh keturunannya kelak. Ia harus memutus mata rantai, dengan cara menikahi seorang perempuan pribumi, dengan harapan kelak ia akan memiliki seorang anak pribumi. Rencana ini ditentang oleh sahabatnya sejak SD, Patrick, yang merasa cita-cita Ernest ini  sangat aneh. walaupun bisa terkabul juga cita-citanya.

Seirin waktu berjalan, dan dia sudah masuk kuliah sampai semester 3, barulah dia berkenalan dengan gadis cantik bernama Meira, seorang gadis Sunda/Jawa yang seiman dengannya. Perkenalan mereka berlangsung cukup mulus, tapi masalah timbul saat Ernest bertemu dengan ayah Meira yang sama sekali tidak menyukai anaknya berpacaran dengan seorang Cina, karena ia pernah nyaris bangkrut akibat ditipu oleh rekan bisnisnya yang juga Cina. Tapi akhirnya Ernest berhasil mencuri hati calon mertuanya, dan setelah berpacaran selama lima tahun, mereka menikah.

Setelah menikah, ternyata Ernest memiliki sedikit kekuatiran. yaitu apabila kelak anak mereka terlahir persis sang ayah. Bagaimana bila ia tetap gagal mencegah anaknya dari ejekan teman temannya. Segala ketakutan ini membuat Ernest menunda-nunda keinginan memiliki anak. Di sisi lain, Meira yang sudah didesak orangtuanya juga, ingin segera memiliki anak. Setelah melalui berbagai pertengkaran, akhirnya Ernest mengalah karena takut kehilangan Meira. Dua tahun setelah menikah, Meira hamil.

Semakin membesar perut Meira, semakin besar rasa takut yang menghantui Ernest. Puncaknya ketika Meira sudah mendekati tenggat melahirkan, tekanan semakin tinggi, Ernest pun stress sehingga melakukan kesalahan besar di kantor yang membuatnya dimaki oleh boss. Tidak kuat menghadapi tekanan bertubi-tubi, Ernest melarikan diri ke tempat di mana ia dan Patrick biasa bersembunyi selagi mereka kecil.

Akhirnya Patrick menemukan Ernest di sana, dan menyadarkan Ernest untuk segera ke rumah sakit. Dengan terbirit-birit, Ernest berangkat ke RS dan menemani Meira melahirkan. Meira pun melahirkan seorang bayi perempuan bermata sipit. Meski anaknya tampak sangat Cina seperti ayahnya, tapi Ernest sangat bahagia. Kehadiran anaknya telah memberinya begitu banyak kehangatan yang membawa keberanian untuk menghadapi hidup, walaupun hidup ini banyak tantangannya.

Judul Kasus

“ Kesetaraan kaum chinese dan pribumi “

Analisis Akar Permasalahan

Diskriminasi ras sering kita temukan dilingkungan sekitar kita. Hal ini terjadi karena adanya perbedaan suku dan ras antara masyarakat pribumi dengan masyarakat non pribumi, terutama ras chinese. Sudah sangat banyak bukti sejarah yang menggambakan bagaimana masyarakat chinese diperlakukan tidak adil oleh masyarakat pribumi.


Jenis Keadilan yang Diterapkan

Dalam film NGENEST ini kaum chinese diperlakukan dengan tidak sewajarnya. Seringkali Ernest dalam film ini menerima perlakuan diskriminasi dan bahkan bullying dikarenakan dia keturunan dari etnis chinese. Hal ini membuat Ernest bercita-cita untuk menikahi seorang pribumi dengan harapan agar anaknya kelak tidak mengalami kemalangan yang ia alami.

Sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar Tugas 9

Nama  : Intan Justitia Dewi Top of Form Bottom of Form Kelas  : I PA 12 NPM  : 18516337 The Great Blue Hole, Jurang Terdalam ...