Minggu, 23 Oktober 2016

TUGAS IBD WINDA LILIS SANA


Nama   : Winda Lilis Sana
NPM   : 17516664
            Masuknya budaya asing ke Indonesia disebabkan karena adanya krisis globalisasi. Adanya globalisasi menyebabkan unsur-unsur budaya asing akan mudah masuk ke Indonesia. Budaya asing yang masuk ke Indonesia membawa berbagai pengaruh yaitu pengaruh positif dan negatif. Salah satunya pengaruh positif budaya asing yaitu teknologi masyarakat atau orang asing atau barat lebih canggih dari pada orang Indonesia. Ilmu pengetahuan teknologi mereka lebih baik dari pada orang Indonesia. Jadi kita bisa mendapatkan informasi teknologi modern dari mereka. Budaya asing juga membawa pengaruh negatif bagi masyarakat Indonesia contohnya mode pakaian orang barat lebih terbuka atau menggunakan pakaian yang minim bahan dan memperlihatkan bagian tubuh yang seharusnya tidak kelihatan. Padahal cara berpakaian orang Indonesia tidak seperti itu, orang Indonesia biasanya menggunakan pakaian yang sopan dan tertutup tidak terlalu terbuka. Generasi muda banyak sekali yang mengikuti mode pakaian orang barat, contohnya saja artis artis Indonesia. Cara bergaul orang barat yang terlalu bebas, mengakibatkan menurunnya tata krama. Generasi muda sekarang ini banyak yang mengikuti gaya hidup yang kebarat-baratan. Mereka seakan malu dengan budaya bangsanya sendiri di karenakan terlihat kuno.
            Pada zaman nenek moyang, Indonesia terkenal dengan masyarakat yang saling tolong menolongnya tinggi, menghormati sesama, sopan santun yang dijunjung tinggi seperti apabila seorang anak muda atau yang lebih muda berbicara dengan orang yang lebih tua menggunakan bahasa yang halus dan dengan penuh kesopanan, selain itu negara Indonesia terkenal dengan keramahan orang-orangnya, namun untuk sekarang ini semua keadaan dan kondisi ini sangatlah berubah secara signifikan.
            Generasi yang paling mudah menerima kebudayaan asing adalah generasi muda. Karna generasi muda yang paling cepat menerima kebudayaan asing dan tidak terlalu memikirkan untuk dampak ke depannya. Generasi muda tidak memikirkan resiko terlebih dahulu, mereka hanya mengikuti trend yang saat ini sedang populer. Generasi tua yang paling susah untuk menerima kebudayaan asing karna tradisi mereka sudah melekat dan mendarah daging dengan dirinya.
Oleh sebab itu, generasi muda sebaiknya dapat memilah-milah atau memfiterisasi dalam hal menerima kebudayaan asing yang sesuai dengan norma-norma yang berlaku dimasyarakat. Generasi muda juga harus ikut melestarikan kebudayaan Indonesia. Generasi muda juga berhak mengetahui kebudayaan asing tetapi tidak mengaplikasikan ke dalam kehidupan berkebudayaan Indonesia.
















            Dalam Kamus Bahasa Indonesia yang disebut budaya adalah adat istiadat, pikiran, akal budi. Sedang arti dari kebudayaan adalah hasil hasil kegiatan dan penciptaan batin manusia, seperti kepercayaan, kesenian, dan adat istiadat. Dari definisi tersebut menunjukkan bahwa arti dari budaya atau kebudayaan sangatlah luas. Aspek kehidupan spiritual, mencakup kebudayaan fisik, seperti sarana (candi, patung nenek moyang) peralatan (pakaian, alat upacara, makanan), juga mencakup aspek manusia seperti upacara-upacara kelahiran, pernikahan, kematian.
            Setiap masyarakat dalam kehidupannya pasti mengalami perubahan-perubahan. Berdasarkan sifatnya, perubahan yang terjadi bukan hanya menuju ke arah kemajuan, namun dapat juga menuju ke arah kemunduran. Perubahan sosial yang terjadi memang telah ada sejak zaman dahulu. Ada kalanya perubahan-perubahan yang terjadi berlangsung demikian cepatnya, sehingga membingungkan manusia yang menghadapinya. Perubahan sosial sebagai suatu variasi dari cara-cara hidup yang telah diterima, baik karena perubahan kondisi geografis, kebudayaan, dinamika dan komposisi penduduk, ideologi, ataupun karena adanya penemuan-penemuan baru di dalam masyarakat.
            Kebudayaaan dalam suatu bangsa akan berkembang dengan seiringnya perubahan zaman, dari kebudayaan tradisional ke peralihan sampai akhirnya menjadi budaya yang modern. Pergesaran kebudayaan ini disebabkan oleh banyak hal seperti adanya globalisasi yang menyebar luas melalui berbagai media, turisme, dan sebagainya. Jika tidak ada rasa cinta tanah air, rasa persatuan, kesatuan dan kesadaran bela Negara yang kuat maka kita akan ikut terbawa kedalam arus globalisasi yang lebih cenderung menghilangkan kebudayaan asli suatu bangsa. Akan tetapi bukan berarti kita menutup diri rapat-rapat dari kebudayaan luar, kita hanya perlu melakukan penyaringan atau pemilihan terhadap budaya luar tersebut sehingga sesuai dengan kepribadian bangsa kita.
            Pengalaman saya tinggal di Kabupaten Batang, lebih tepatnya di Desa Cepagan. Di desa ini saya masih melihat tradisi-tradisi atau adat istiadatnya masih sangat kental. Di desa ini masih banyak yang menggunakan kayu bakar untuk memasak, menyediakan sesajian setiap malam jumat, masih banyak juga masyarakat di desa ini terutama yang sudah sesepuh yang mengenakan kebaya yang sangat sederhana. Semangat gotong-royongnya sangat tinggi. Mengadakan pengajian setiap malam jumat kliwon. Pengajian malam Jum’at kliwon ini rutin dilaksanakan dengan harapan mampu menjaga kualitas hubungan yang baik antar warga desa Cepagan. Dengan berkembangnya teknologi yang canggih menyebabkan semua tradisi atau budaya tersebut luntur. Sekarang ini desa Cepagan mengalami kemajuan, yang tadinya masak menggunakan kayu bakar sekarang sudah diganti dengan kompor, untuk pakaian sekarang ini sudah modern. Sekarang ini untuk nenek jarang yang menggunakan kebaya lagi melainkan menggunakan daster atau long dress. Untuk para remajanya cara berpakaian mereka sekarang ini mereka mengikuti gaya atau trend yang sedang populer. Anak kecil yang biasanya main di lapangan untuk main petak umpat, lompat tinggi, layangan, dan lain-lain. Anak kecil jaman sekarang ini lebih menyukai main game di gadget mereka.
            Penyebab daerah ini menerima kebudayaan baru yaitu karena tidak ingin dianggap ketinggalan jaman, ingin memperbaiki menjadi lebih baik lagi, mempermudah masyarakat melakukan aktivitas sehari-hari. Dengan adanya penemuan baru atau teknologi yang lebih canggih akan mempermudah aktivitas masyarakat , contohnya saja pada zaman dulu masyarakat desa cepagan membajak sawah menggunakan cangkul atau menggunakan tenaga kerbau, dengan kemajuan teknologi saat ini manusia tidak mengeluarkan banyak tenaga karena sekarang ini ada alat untuk membajak sawah yang namanya traktor, dengan begitu pekerjaan petani sekarang ini lebih ringan. Dengan teknologi semua dapat diakses dengan mudah,seakan-akan dunia berada dalam genggaman kita. Sehingga hal tersebut yang membuat kebudayan asli tersebut terkikis.

            Perubahan kebudayaan pada masyarakat biasanya ada yang di sebabkan oleh masyarakat itu sendiri, atau pun berasal dari masyarakat pendatang. Biasanya penyebab perubahan yang di lakukan oleh masyarakat itu sendiri terjadi akibat adanya kelahiran, juga hala-hal baru serta media yang mereka lihat biasanya akan menimbulkan pengaruh positif juga negatif bagi masyarakat itu sendiri. Masyarakat di desa biasanya hanya meniru atau mengikuti budaya yang di lakukan masyarakat dari kota tanpa memikirkan sisi positif dan negatifnya, mereka hanya berfikir bahwa budaya kota itu lebih maju dan harus mereka jadikan contoh, akibatnya mereka terkadang terjebak akan hal-hal negatif baru yang mereka tidak ketahui sebelumnya.
            Penyebab di desa ini mengalami perubahan kebudayaan yaitu adanya penemuan baru. Penemuan baru itu adalah teknologi yang canggih. Adanya pengaruh kebudayaan lain. Di era globalisasi ini tidak ada satupun negara yang mampu menutup dirinya dari interaksi dengan bangsa lain. Interaksi yang dilakukan antara dua negara mempunyai kecenderungan untuk menimbulkan pengaruh lain kadang juga bisa menerima pengaruh dari masyarakat lain. Dengan demikian akan timbul suatu nilai-nilai sosial budaya yang baru sebagai akibat asimilasi atau akulturasi kedua budaya. Adanya rasa ketidakpuasan. Ketidakpuasan ini baik dalam sistem kemasyarakatan, ekonomi dan keamanan akan mendorong masyarakat melakukan perubahan sistem yang ada dengan cara menciptakan sistem baru agar sesuai dengan kebutuhan. Adanya rasa ingin meningkatkan nilai taraf hidup.
            Nilai budaya yang dimiliki oleh setiap masyarakat memiliki kekayaan yang begitu besar nilainya, akan tetapi seiring perkembangan zaman upaya pelstariannyapun mulai luntur yang dipengaruhi oleh faktor eksternal maupun faktor internal masyarakat itu sendiri. Pelestarian adalah suatu proses atau tehnik yang didasarkan pada kebutuhan individu itu sendiri. Kelestarian tidak dapat berdiri sendiri. Oleh karena itu harus dikembangkan pula. Melestarikan suatu kebudayaan pun dengan cara mendalami atau paling tidak mengetahui tentang budaya itu sendiri. Mempertahankan nilai budaya,salah satunya dengan mengembangkan seni budaya tersebut disertai dengan keadaaan yang kita alami sekarang ini. Yang bertujuan untuk menguatkan nilai-nilai budayanya. Cara mempertahankan kebudayaan daerah adalah dengan mempelajari kebudayaan tersebut, melestarikan budaya tersebut. Mengajarkan kebudayaan ke generasi selanjutnya agar tidak punah. Menggunakan bahasa daerah juga termasuk mempertahankan budaya tersebut. Menghilangkan rasa gengsi kita ataupun malu dengan kebudayaan yang kita miiki. Memahami kebudayaan itu.Setelah itu kita wajib memperkenalkan kepada orang lain atau yang belum tahu tentang kebudayaan tersebut syukur-syukur sampai ke negara lain. Menumbuhkan rasa cinta tanah air, meningkatkan rasa nasionalisme. Membuat suatu pusat informasi yang dapat difungsionalisasi kedalam banyak bentuk. Tujuannya adalahuntuk edukasi ataupun kepentingan pengembangan kebudayaan itu sendiri dan potensi kepariwisataan daerah. Dengan demikian para generasi selanjutnya dapat mengetahui dan mempelajari kebudayaannya sendiri. Untuk terus melestarikan budaya lokal yang kita miliki, hal yang harus kita lakukan adalah kita jangan sampai mudah terperngaruh dengan budaya asing. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa pada era globalisasi ini, budaya asing sangatlah mudah masuk ke dalam kehidupan masyarakat Indonesia karena peran Indonesia dalam ASEAN. Dengan asumsi bahwa budaya asing tersebut lebih modern, gaul, dan tidak kampungan, banyak masyarakat Indonesia yang telah meninggalkan budaya lokal mereka. Maka tak jarang jika sekarang banyak orang tidak tahu atau paham dengan budaya mereka sendiri. Hal ini tentu saja sangat ironis sebab Indonesia dikenal dengan negara yang mempunyai keragaman budaya. Agar budaya-budaya lokal Indonesia ini tidak punah, anda harus mempunyai prinsip agar anda tidak mudah terpengaruh budaya asing tersebut.
            Dengan adanya turis atau orang asing dari negara lain sehingga membawa berbagai pengaruh positif dan negative baik secara langsung maupun tidak langsung. Sebagai contoh pengaruh negatif dari kebudayaan asing adalah gaya hidup (lifestyle) orang asing dari cara bergaul sampai cara berpakaian mereka. Sedangkan contoh positif dari budaya asing adalah teknologi yang lebih modern dan lebih maju dibandingkan dengan negara Indonesia.
            Di Indonesia budaya barat berkembang dengan begitu cepat dan pesat sehingga dapat berdampak positif dan negatif. Yang sangat dikhawatirkan adalah dampak negatif yang ditimbulkan. Tak heran jika para orangtua sangat khawatir terhadap pergaulan anak-anaknya.
Apalagi masa remaja adalah masa yang labil, ketika tidak mengikuti perkembangan atau trend yang ada maka akan dianggap kuper atau tidak gaul. Sehingga remaja banyak yang terjerumus dalam pergaulan yang tidak baik bahkan pergaulan bebas.
Adapun solusi untuk menanggulangi pengaruh budaya asing (barat) adalah
Harus bisa menyaring dan memilah perkembangan budaya yang ada saat ini. Tidak semua yang berkembang saat ini adalah baik, kebanyakan budaya barat sangat berbeda sekali dengan budaya timur (Indonesia).
Orang tua harus lebih perhatian, mendekatkan diri, care kepada anaknya serta teman bagi anaknya. Dengan demikian anak-anak dapat terpantau dan terlindungi dari hal-hal yang tidak baik.
Pemeritah beserta lembaga lainnya harusnya lebih tegas terhadap masuknya budaya asing dan membuat peraturan-peraturan agar tidak sembarang orang asing bisa masuk Indonesia




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar Tugas 9

Nama  : Intan Justitia Dewi Top of Form Bottom of Form Kelas  : I PA 12 NPM  : 18516337 The Great Blue Hole, Jurang Terdalam ...